KELAYAKAN PELAKU PINJAMAN ONLINE SEBAGAI GHĀRIMĪN: STUDI KOMPARATIF PARA PAKAR EKONOMI ISLAM
Keywords:
ghārimīn, pinjaman online, Ekonomi IslamAbstract
Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi status para pelaku pinjaman online apakah dapat dikategorikan sebagai gharimin yang berhak menerima zakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dari karya-karya ahli ekonomi Islam terkait gharimin dan utang dalam Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para ahli ekonomi Islam sepakat hanya mereka yang berutang untuk kebutuhan mendesak dan tidak mampu melunasi layak dikategorikan sebagai gharimin. Pinjaman yang bersifat konsumtif, terutama dengan unsur riba, dipandang tidak sesuai dengan kriteria ini. Studi ini menggunakan interpretasi dari literatur yang tersedia, yang mungkin berbeda dalam penerapan di berbagai konteks budaya dan ekonomi. Studi ini mengungkap potensi zakat untuk membantu masyarakat terjerat utang, namun tetap menjaga agar dana zakat dialokasikan untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak dan bukan untuk perilaku konsumtif. Artikel ini memberikan wawasan baru tentang penerapan konsep gharimin dalam permasalahan keuangan modern, terutama terkait pinjaman online.
Downloads
References
Abdul Manan. (2016). Hukum Ekonomi Syariah : dalam Perspektif Kewenangan Peradilan Agama. Kencana.
Ahmad Syamil, Pantri Heriyati, & Marko Hermawan. (2020). Perspektif Industri Financial Technology di Indonesia. Qiara Media.
Al-Faizin, A. W., Dinda Insani, T., & Herianingrum, S. (2018). Zakat: Concept and Implications to Social and Economic (Economic Tafsir of At-Tawbah:103). Journal of Islamic Monetary Economics and Finance, 4(1), 2460–6618.
Alinda Hardiantoro, & Ahmad Naufal Dzulfaroh. (2024, August). Daftar Terbaru Pinjol Legal dan Ilegal dari OJK per 21 Oktober 2024. Kompas.Com.
Arvante, J. Z. Y. (2022). Dampak Permasalahan Pinjaman Online dan Perlindungan Hukum Bagi Konsumen Pinjaman Online. Ikatan Penulis Mahasiswa Hukum Indonesia Law Journal, 2(1).
Asyraf Wajdi Dusuki, A., & Mokhtar, S. (2010). Critical Appraisal of Shari’ah Issues on Ownership in Asset-Based Sukuk as Implemented in The Islamic Debt Market. Islamic Shari’ah Research Academy for Islamic Finance, 8.
BAZNAS. (2024). Tentang Zakat.
Faris Shalahuddin Zakiy, & Falikhatun. (2024). The Role of Intellectual Capital on Zakat Performance: Insight from Indonesia. Journal of Intellectual Capital, 2(1).
Hamza Ghaouri, M., Kassim, S., Zakariyah, H., Hasan, A., & Othman, A. (2023). Al-Ghārimīn Agency: A New Wing of Islamic Social Finance. Journal of Islamic Social Finance, 1.
Laura Gonzalez. (2023). Financial Literacy in for Profit vs Pro-Social Peer-to-Peer Lending. Managerial Finance, 49(2).
M. Umer Chapra. (2001). Islamic Economic Thought and The New Global Economy. Islamic Economic Studies, 9(1).
Mohammad Nejatullah Siddiqi. (1992). Financing Development in Islam.
Mohd, N., Razali, M., Asmuri, A. N., & Yahaya, M. H. (2021). Concept of Asnaf Al-Ghārimīn: Practices at Lembaga Zakat Selangor. 6(SI6).
Monzer Kahf. (2013). Islamic Finance Contracts. Al Manhal.
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 77/POJK.01/2016 Tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi. Pasal 1 Angka 3. (2016).
Reyhan Fernanda Fajarihza. (2024, August). OJK Catat Penarikan Kredit dari Pinjol Naik 26,73%, Tembus Rp66,79 Triliun. Bisnis.Com.
Rizka Noor Hasela. (2020). Lemahnya Perlindungan Hukum Bagi Nasabah Pinjaman Online. JDIH Kabupaten Tanah Laut, 7.
Siddiqi, M. Nejatullah. (2005). Riba, Bank Interest and The Rationale of its Prohibition. Markazi Maktaba Islami Publishers.
Sri Rahayu Hijrah Hati, & Hamrila Abdul Latip. (2024). Behind The Curtain of Payday Lending: Revealing Consumer Insights and Ethical Challenges in Indonesia and the USA Using Web-Scraping Methods. International Journal of Ethics and Systems, 4(2).
Undang-Undang Nomor 23 Tahun2011 Tentang Pengelolaan Zakat Vol. 23 (2011).
Yamaludin, S. M., Faigah, S., & Alwi, S. (2023). A Collaborative Model in The Distribution of Zakat Fund for Ghārimīn (Debtors) During Post-Pandemic Recovery. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 13(2).
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dita Nur Amaliatul Chusniah, Istiqom Shinta Hardiyanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

