Konsistensi Implementasi Kriteria Penanggalan Hijriah dalam Dokumen Resmi Pemerintah Aceh
DOI:
https://doi.org/10.15642/azimuth.v6i2.2790Keywords:
Penanggalan Hijriah, Qanun Aceh, Dokumen Resmi, Kriteria MABIMS, Kriteria Neo-MabimsAbstract
Penanggalan Hijriah memiliki posisi penting dalam sistem administrasi berbasis syariat Islam di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar pertimbangan anjuran penggunaan penanggalan Hijriah dalam dokumen resmi pemerintah dan lembaga swasta di Aceh, serta menilai konsistensi implementasi kriteria penanggalan tersebut sesuai dengan Qanun Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Nomor 11 Tahun 2002. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Sumber data utama meliputi Qanun Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan data ephemeris hisab-rukyat dari tahun 2019 hingga 2023. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka terhadap dokumen resmi pemerintah dan lembaga swasta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anjuran penggunaan penanggalan Hijriah didasarkan pada komitmen penerapan syariat Islam secara menyeluruh dan sebagai bentuk syiar Islam dalam kehidupan masyarakat Aceh. Namun demikian, implementasi kriteria penanggalan Hijriah dalam dokumen resmi belum menunjukkan konsistensi dengan standar kriteria yang digunakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Hal ini menandakan perlunya harmonisasi dan penguatan sistem penanggalan Hijriah agar lebih sesuai dengan kaidah hisab-rukyat nasional.
Downloads
References
Ahsani, Juli. Implementasi Qanun Nomor 11 Tahun 2002 dan Dampaknya Terhadap Kerukunan Umat Beragama Di Kota Banda Aceh. Tangerang Selatan: Cinta Buku Media, 2017.
Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama RI. Ephemeris Hisab Rukyat 2019. 2019.
Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama RI. Ephemeris Hisab Rukyat 2020. 2020.
Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama RI. Ephemeris Hisab Rukyat 2021. 2021.
Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama RI. Ephemeris Hisab Rukyat 2022. 2022.
Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama RI. Ephemeris Hisab Rukyat 2023. 2023.
Ismail dan Bastiar. “Dinamika Kalender Hijriah dalam Qanun Syariat Islam Provinsi Aceh.” Al-Qalam 26, no. 2 (2020): 255–66.
Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh. Fatwa Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh Nomor 04 Tahun 2011 Tentang Kriteria Aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah. 2011.
Mariadi. “Pelaksanaan Syariah Islam Pada Qanun Nomor 11 Tahun 2002 Bidang Aqidah, Ibadah, dan Syiar Islam.” Legalite : Jurnal Perundang Undangan dan Hukum Pidana Islam 3, no. II (2018): 113–54. https://doi.org/10.32505/legalite.v3iII.1106.
Maulida, Rahmatul. “Rabu Nehah (Studi Etnografi tentang Larangan Turun Kesawan pada Masyarakat Gampong Paloh Kayee Kunyet Kecamatan Nisam).” Aceh Anthropological Journal 1, no. 1 (2017): 59–79. https://doi.org/10.29103/aaj.v1i1.360.
Nurussa’adah, Khalisatun. “Penerapan Syariat Islam di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dalam Sistem Hukum Nasional Indonesia.” Lex Mercatoria 1, no. 1 (2024): 61–72.
Qanun Aceh Nomor 4 Tahun 2019 Rencana Umum Energi Aceh. 2019.
Qanun Aceh Nomor 7 Tahun 2020 Tentang Sistem Informasi Aceh Terpadu. 2021.
Qanun Kabupaten Aceh Besar Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Pemerintahan Gampong. 2020.
Qanun Kabupaten Aceh Timur Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kerja Sama Daerah. 2023.
Qanun Kabupaten Aceh Utara Nomor 3 Tahun 2022 Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Kabupaten Aceh Utara Tahun Anggaran 2021. 2022.
Qanun Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Nomor 11 Tahun 2002 Tentang Pelaksanaan Syariat Islam Bidang Aqidah, Ibadah Dan Syiar Islam. 2002.
Qulub, Siti Tatmainul. Dinamika Penentuan Awal Bulan Hijriah di ASEAN. Malang: CV. Maknawi, 2025.
Rosyadi, A. Rahmat, dan H. M. Rais Ahmad. Formalisasi Syariat Islam Dalam Perspektif Tata Hukum Indonesia. 1 ed. Ciawi, Bogor: Ghalia Indonesia, 2006.
Sanur, Debora. “Implementasi Kebijakan Otonomi Khusus di Aceh [Implementation of Special Autonomy Policies In Aceh].” Jurnal Politica Dinamika Masalah Politik Dalam Negeri dan Hubungan Internasional 11, no. 1 (2020): 65–83. https://doi.org/10.22212/jp.v11i1.1580.
Wahyuningsih, Yuniar. “Implementasi Kriteria Neo-MABIMS dalam Penentuan 1 Syawal 1443 H di Indonesia.” Azimuth: Journal of Islamic Astronomy 5, no. 1 (t.t.): 65–82.
Zainal, Suadi. “Keistimewaan Aceh dan Pembangunan Perdamaian dalam Tinjauan Sosio Historis.” Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi) 16, no. 1 (2022): 87–104. https://doi.org/10.24815/jsu.v16i1.25706.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Qonita Imadudin, Siti Tatmainul Qulub

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
